Langkah Pagi bersama Matahari Singapura

Pagi menurut kalian itu seperti apa sih?

Waktu itu, tepatnya mungkin sekitar 2 bulan lalu, saya pergi ke Singapura untuk pertama kalinya. Pertama kalinya enggak numpang pipis di bandara kalo sedang transit, tapi beneran nginjek tanahnya Singapura.

Untuk orang Indonesia mungkin sudah tidak aneh lagi kalo ingin mampir ke negara tetangga satu ini. Karena apa? Ya itu! Karena banyak sekali promo bahkan tiket murah yang kadang gratis untuk terbang kesana. Asal sediakan saja uang yang cukup untuk menghadapi biaya hidup sana yang sedikit beyond menurut saya.

Oke, lanjut ke cerita saya lagi.

Jadi waktu itu dapet kesempatan berkunjung kesana dan sempat tinggal di dorm salah satu kampus favorit negara ini, Nanyang Technological University a.k.a NTU. Kampus yang sepi karena mungkin waktu itu lagi pada libur mahasiswanya, tapi kesenengan karena gak harus ketemu banyak orang (lebih seneng sepi, jadi bisa bebas explore juga kan). Sempet ngira bagus-bagus gitu gedung tempat belajarnya, tapi ternyata itu semua dorm karena gedung pembelajarannya hanya ada di titik tertentu saja alias lebih banyak dorm-nya. Otomatis makin terkejut bin terpukau aja sama ini kampus. Mengingat tempat saya kuliah disini kan nge-kos, asrama pun rada jauh dari daerah kampus. Intinya merasa ingin kuliah disana waktu itu (tapi tetep, sudah bahagia juga ko bisa kuliah di Indonesia, bersyukur. he).

Saya menghabiskan satu malam saja disini. Namun, di pagi terakhir terpikir gak enak juga kalo tiduran saja selagi bisa menikmati pagi. Tanpa pikir panjang, bawalah kamera dengan pakaian masih baju tidur keluar dorm dan jalan pagi.

Sembari jalan dengan udara segar kampus, sebetulnya sedikit kesenengan juga karena baru tahu kalo disini itu ada jogging track khusus untuk yang ingin lari. Letaknya berdampingan dengan trotoar. Saat itu masih jalan di trotoar, tapi gatel juga pengen ke track jogging-nya. Akhirnya buka sendal alias nyeker menikmati tekstur track nya yang seperti terbuat dari busa, empuk gimana gitu (pokoknya khusus untuk lari aja, nyaman). Alhasil, gak kerasa aja udah jalan jauh sambil potret sana sini. Liat yang lagi jogging terus kadang saling liat karena mungkin aneh saya nyeker sendiri, liat yang sepedahan, liat gedung-gedung kampus (favorit saya gedung seni rupa), sampai terakhir ada taksi yang nanya dimana alamat gedung A dan saya gak bisa jawab (kan bukan mahasiswa sini, tapi bahagia aja mungkin dianggap mahasiswa NTU hehe).

pagi4pagi1pagi 5pagi 3pagi 2pagi 6pagi 7pagi 9pagi 8Photo credit: jejakkurcaci

Oia, itu cerita pagi saya. Tapi sempet terpikir gak pagi ideal kalian itu gimana? Kalo saya sih baru-baru ini lebih seneng bangun pagi karena:

  1. Harus shalat subuh
  2. Buka jendela kamar! Simple, tapi untuk saya itu adalah awal dimana saya mebuka hari pagi saya. menghirup udara pagi yang kadang terlalu dingin untuk hidung saya tapi seger.
  3. Tiduran sebentar sambil cek email, instagram, atau lihat 9gag (sekedar untuk pagi ceria)
  4. Lari pagi keliling komplek perumahan orang! Jangan lupa susun playlist untuk teman larinya. Saya sih lagu yang wajib ada sekarang-sekarang itu lagu:
    – Aurora, I Went Too Far
    – Years & Years, Desire
    – Lykke Li, I Follow Rivers
    – Phillip Philips,  Home
    – Jonas Blue | Dakota, Fast Car
  5. Beli pisang setelah cape lari ke pasar dekat kosan.

Selamat menjalani pagi menurut versi kalian! Semoga selalu menyenangkan. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s